Perencana Perjalanan Jepang
Itinerary Tokyo 5 Hari 4 Malam — Budget 15 Juta IDR (2026)
Itinerary

Itinerary Tokyo 5 Hari 4 Malam — Budget 15 Juta IDR (2026)

tokyo 5 hari 4 malam Sepanjang Tahun Menengah

Ringkasan Cepat

Harga:Total trip ~15 juta IDR/orang (termasuk tiket pesawat)
Harga Terbaik:eSIM + asuransi pesan di Klook sebelum berangkat
Hemat:Nginap hostel + makan konbini bisa turun ke ~10 juta IDR

Terakhir Diperbarui: March 26, 2026

Kurs

1 yen ≈ 110 IDR (Maret 2026)

Total Biaya Perjalanan

Anggaran (per orang) 35,000 THB
Total Biaya Perjalanan 35,000 THB

Gambaran Umum Trip Ini

Trip ini dirancang khusus buat kamu yang pertama kali ke Tokyo dan pengen lihat semua highlight utama dalam 5 hari tanpa buru-buru. Budget menengah sekitar 15 juta IDR per orang, sudah termasuk semuanya kecuali belanja. Angka ini berdasarkan data pengeluaran riil wisatawan Asia Tenggara yang traveling ke Tokyo di 2025-2026.

Rute disusun per hari berdasarkan area yang berdekatan biar hemat waktu perjalanan — Hari 1 Asakusa + Ueno, Hari 2 Shibuya + Harajuku, Hari 3 Shinjuku + Ikebukuro, Hari 4 day trip Kamakura, Hari 5 Odaiba + belanja terakhir. Menurut data Japan Tourism Agency 2025, wisatawan Indonesia termasuk kelompok yang pertumbuhannya paling cepat ke Jepang, dengan pengeluaran rata-rata 150.000-200.000 yen per trip.

Kurs per Maret 2026: 1 yen ≈ 110 IDR (10.000 yen ≈ 1,1 juta IDR)

Persiapan Sebelum Berangkat

  • Paspor — minimal sisa masa berlaku 6 bulan
  • Visit Japan Web — daftar 2 minggu sebelum berangkat, isi data imigrasi + bea cukai
  • eSIMPesan eSIM Jepang di Klook, sampai Jepang langsung aktif tanpa ribet
  • Asuransi perjalanan — biaya rumah sakit di Jepang mahal banget, WAJIB beli
  • Aplikasi wajib — Google Maps (set bahasa Jepang), Suica di Apple/Google Wallet, Tabelog (cari restoran)
  • Uang cash — siapin 30.000-50.000 yen, banyak toko kecil masih cash only
  • Sepatu jalan nyaman — sehari bisa 15.000-25.000 langkah, serius

Ringkasan Biaya Seluruh Trip (Per Orang)

KategoriBudget (IDR)Keterangan
Tiket pesawat5.000.000LCC Jakarta-Narita
Penginapan 4 malam3.520.000Hotel area Asakusa ~880.000/malam
Makan 5 hari2.750.000Rata-rata 550.000/hari
Transportasi1.540.000Suica + day trip Kamakura
Aktivitas/tiket masuk1.100.000TeamLab, kuil, observation deck
eSIM + asuransi600.000eSIM 150rb + asuransi 450rb
Lain-lain440.000Loker, jajan, omiyage
Total~14.950.000Belum termasuk belanja

Day 1: Asakusa — Ueno — Tokyo Skytree

Pagi: Kuil Sensoji + Nakamise Street

Sampai Bandara Narita pagi, naik Skyliner ke pusat kota (2.520 yen, 36 menit). Titip koper di loker stasiun Asakusa, langsung jalan-jalan.

Kuil Sensoji adalah kuil tertua di Tokyo, dibangun tahun 645. Foto dulu sama lampion merah raksasa di Kaminarimon Gate, terus jalan lewat Nakamise Street. Beli senbei (kerupuk beras) segar harganya cuma 100-300 yen per biji. Masuk kuil gratis.

Waktu terbaik: pagi jam 6-8, masih sepi dan enak buat foto.

Siang: Ueno Park + Ameyoko

Naik kereta ke Ueno (4 menit). Makan siang di Ameyoko Market — surganya street food. Coba yakitori (sate ayam) 100-200 yen per tusuk atau sushi set murah 500-800 yen. Kalau suka museum, Tokyo National Museum (1.000 yen) punya koleksi samurai armor yang keren banget.

Ameyoko juga tempat beli snack dan oleh-oleh murah. Banyak toko jual matcha Kit-Kat, mochi, dan manisan Jepang harga grosir.

Sore-Malam: Tokyo Skytree

Balik ke Asakusa, jalan kaki 15 menit ke Tokyo Skytree (350m deck: 2.100 yen). Naik menjelang sunset jam 4-5 sore biar dapet view siang dan malam sekaligus. Dari atas bisa lihat seluruh Tokyo, bahkan Gunung Fuji kalau cuaca cerah.

Makan malam di area Asakusa — coba ramen tonkotsu di Ramen Yoroiya (900 yen) atau gyudon di Yoshinoya/Sukiya (500-700 yen).

Budget Day 1:

ItemBiaya (yen)IDR
Skyliner2.520277.200
Makan siang Ameyoko80088.000
Skytree2.100231.000
Makan malam ramen90099.000
Transport lokal40044.000
Total6.720~739.200

Day 2: Shibuya — Harajuku — Omotesando

Pagi: Shibuya Crossing + Hachiko

Mulai pagi di Shibuya Crossing — penyeberangan paling terkenal di dunia. Foto dari atas di Shibuya Sky observation deck (2.000 yen) atau gratis dari Starbucks lantai 2 Shibuya Tsutaya. Sapa patung Hachiko di depan stasiun. Menurut data Shibuya Ward Office, sekitar 3.000 orang menyeberang Shibuya Crossing setiap kali lampu hijau — pemandangan yang ikonik banget.

Siang: Harajuku + Takeshita Street

Jalan kaki 15 menit ke Harajuku. Takeshita Street panjangnya cuma 400 meter tapi penuh toko fashion unik, crepe, dan cotton candy raksasa. Wajib coba:

  • Crepe Marion — crepe original Harajuku sejak 1976 (400-600 yen)
  • Totti Candy Factory — cotton candy raksasa buat foto Instagram (600 yen)
  • Daiso Harajuku — daiso terbesar, 5 lantai, beli oleh-oleh 100 yen

Makan siang di Afuri Ramen Harajuku — ramen yuzu shio yang refreshing (1.050 yen), salah satu ramen terenak di Tokyo.

Sore: Meiji Jingu + Omotesando

Meiji Jingu Shrine — kuil Shinto yang dikelilingi hutan di tengah kota. Masuk gratis, jalan-jalan di jalur kerikil yang teduh. Beli omamori (jimat keberuntungan) 500-1.000 yen sebagai oleh-oleh.

Lanjut ke Omotesando — “Champs-Elysees-nya Tokyo”. Window shopping di flagship store brand-brand besar. Arsitekturnya aja udah worth it buat difoto.

Malam di Shibuya, makan di izakaya (bar Jepang). Budget 2.000-3.000 yen dapet beberapa piring plus minuman. Coba karaage (ayam goreng) dan edamame.

Budget Day 2:

ItemBiaya (yen)IDR
Shibuya Sky2.000220.000
Crepe + jajan80088.000
Makan siang ramen1.050115.500
Makan malam izakaya2.500275.000
Transport50055.000
Total6.850~753.500

Day 3: Shinjuku — Ikebukuro — Kabukicho

Pagi: Shinjuku Gyoen

Shinjuku Gyoen National Garden (500 yen) — taman terluas di Tokyo dengan 3 gaya: Jepang, Perancis, dan Inggris. Kalau datang musim sakura (akhir Maret-awal April), ini spot terbaik nomor satu. Bahkan di luar musim sakura, tamannya tetap indah. Bawa onigiri dari konbini buat sarapan di taman — vibes healing banget.

Siang: Kabukicho + Golden Gai

Kabukicho adalah entertainment district terbesar di Jepang. Siang hari aman buat jalan-jalan dan foto Godzilla Head di atas Hotel Gracery. Makan di Fuunji — ramen tsukemen legendaris di Shinjuku (850 yen), siap-siap antri 20-30 menit karena memang seenak itu.

Golden Gai — gang sempit dengan 200+ bar mini, masing-masing muat cuma 6-10 orang. Siang bisa foto-foto, malam bisa masuk bar mulai 500 yen cover charge plus minum. Pengalaman yang sangat unik dan cuma ada di Tokyo.

Sore-Malam: Ikebukuro

Naik kereta ke Ikebukuro (5 menit). Surga buat fans anime dan manga:

  • Animate Ikebukuro — toko anime terbesar di dunia, 10 lantai
  • Sunshine City — mal besar dengan akuarium, planetarium, dan Pokemon Center
  • Otome Road — area khusus fans anime cewek

Makan malam di Ichiran Ramen Ikebukuro (980 yen) — ramen booth individual, pesan via kertas, fokus 100% ke ramen tanpa gangguan.

Budget Day 3:

ItemBiaya (yen)IDR
Shinjuku Gyoen50055.000
Makan siang tsukemen85093.500
Snack + minuman50055.000
Ichiran Ramen980107.800
Transport60066.000
Total3.430~377.300

Day 4: Day Trip Kamakura + Enoshima

Pagi: Great Buddha + Hasedera

Naik kereta dari Shinjuku ke Kamakura (sekitar 1 jam). Beli Enoshima-Kamakura Freepass (1.520 yen) — lebih hemat dari beli tiket satuan dan bisa unlimited naik Enoden (kereta retro di pinggir laut).

Pertama ke Kotoku-in lihat Great Buddha (Daibutsu) — patung Buddha perunggu setinggi 13,35 meter yang sudah berdiri sejak tahun 1252. Tiket masuk cuma 300 yen. Bisa masuk ke dalam patung tambah 50 yen.

Lanjut jalan kaki ke Hasedera Temple (400 yen) — kuil di bukit dengan view pantai Sagami Bay. Ada barisan patung Jizo kecil yang super cute. Musim hydrangea (Juni) pemandangannya luar biasa.

Siang: Komachi-dori + Tsurugaoka Hachimangu

Jalan ke Komachi-dori — jalan belanja utama Kamakura. Makan siang di sini, coba:

  • Shirasu-don (nasi mangkuk ikan teri segar) — 1.200-1.500 yen, spesialitas Kamakura
  • Warabi mochi — dessert traditional yang lembut banget

Tsurugaoka Hachimangu — kuil utama Kamakura, dibangun 1063. Jalannya lurus dari pantai ke kuil, setting-nya megah.

Sore: Enoshima Island

Naik Enoden ke Enoshima — pulau kecil yang terhubung jembatan. Naik ke puncak lewat eskalator outdoor (360 yen) atau jalan kaki gratis. Di atas ada Enoshima Sea Candle tower (500 yen) dengan view 360 derajat — kalau cuaca bagus kelihatan Gunung Fuji. Sunset di sini spektakuler banget.

Pulang naik Enoden ke Fujisawa, sambung kereta ke Tokyo.

Budget Day 4:

ItemBiaya (yen)IDR
Enoshima-Kamakura Pass1.520167.200
Great Buddha30033.000
Hasedera40044.000
Shirasu-don siang1.300143.000
Enoshima eskalator36039.600
Makan malam Tokyo1.000110.000
Total4.880~536.800

Day 5: Odaiba — Ginza — Last Shopping

Pagi: TeamLab Borderless (Azabudai Hills)

TeamLab Borderless di Azabudai Hills (3.800 yen) — museum digital art paling keren di dunia. Ruangan-ruangan immersive di mana karya seni bergerak, berinteraksi sama kamu, dan mengalir antar ruangan. WAJIB booking online jauh-jauh hari karena sering sold out. Datang pas buka (10:00) biar belum terlalu rame.

Tips: pakai baju putih atau warna terang biar efek proyeksinya keliatan di baju kamu — hasilnya keren banget buat foto.

Siang: Odaiba

Naik Yurikamome (monorail otomatis) ke Odaiba — pulau buatan di Teluk Tokyo. Spot wajib:

  • Gundam Unicorn — patung Gundam setinggi 19,7 meter di depan DiverCity
  • Odaiba Seaside Park — view Rainbow Bridge dan Tokyo skyline
  • Aqua City + DiverCity — mal dengan food court, bisa makan siang di sini (800-1.200 yen)

Sore: Ginza — Last Shopping

Ke Ginza — area belanja premium Tokyo. Kalau cari barang branded bisa belanja tax-free (beli di atas 5.000 yen dalam satu toko, dapat potongan pajak 10%). Spot wajib:

  • Uniqlo Ginza — 12 lantai, flagship store terbesar
  • Tokyu Hands — toko lifestyle dan oleh-oleh unik
  • Don Quijote Ginza — beli snack, skincare, dan elektronik murah 24 jam

Makan malam terakhir — treat yourself di restoran sushi conveyor belt (Sushi Zanmai atau Katsu Midori) budget 2.000-3.000 yen, kualitas sushi-nya jauh di atas Indonesia.

Budget Day 5:

ItemBiaya (yen)IDR
TeamLab3.800418.000
Transport Odaiba70077.000
Makan siang1.000110.000
Makan malam sushi2.500275.000
Transport lain50055.000
Total8.500~935.000

Ringkasan Budget Total 5 Hari

KategoriTotal (yen)Total (IDR)
Tiket pesawat (LCC)5.000.000
Penginapan 4 malam32.0003.520.000
Makan 5 hari12.8801.416.800
Transport (termasuk Skyliner)7.240796.400
Aktivitas/tiket masuk10.4001.144.000
eSIM + asuransi600.000
Lain-lain4.000440.000
Grand Total~12.917.200

Total bisa naik ke 15 juta IDR kalau ditambah belanja dan jajan ekstra. Budget di atas adalah estimasi konservatif.

Tips Hemat untuk Trip Tokyo

Transport

Jangan beli JR Pass kalau cuma di Tokyo. Pakai Suica/Pasmo tap and go — lebih murah dan fleksibel. Charge di setiap stasiun atau konbini. Banyak jalur bisa jalan kaki kalau mau hemat dan explore lebih banyak. Sehari rata-rata 15.000-20.000 langkah.

Makan

Sarapan di konbini (7-11, Lawson, Family Mart) — onigiri 120-180 yen, sandwich 200-300 yen, kopi 100-150 yen. Kualitasnya jauh di atas konbini Indonesia. Siang makan ramen atau gyudon 500-1.000 yen. Malam coba izakaya atau sushi.

Penginapan

Capsule hotel mulai 2.500-3.500 yen per malam — bersih dan modern. Hostel 2.000-4.000 yen. Business hotel 6.000-10.000 yen. Booking jauh-jauh hari lewat Klook atau Booking.com biasanya lebih murah dari walk-in.

Belanja Tax-Free

Toko dengan logo “Tax-Free” kasih potongan pajak konsumsi 10% untuk pembelian di atas 5.000 yen dalam satu toko. Bawa paspor selalu — perlu ditunjukin di kasir. Ini bisa menghemat lumayan, apalagi buat skincare dan elektronik.

Checklist Oleh-Oleh Favorit Wisatawan Indonesia

ItemHarga (yen)Beli di Mana
Kit-Kat rasa terbatas200-800Don Quijote, 7-11
Tokyo Banana1.080 (8pcs)Stasiun Tokyo, bandara
Royce Chocolate800-1.500Depachika (basement mal)
Skincare Hada Labo700-1.500Matsumoto Kiyoshi
Minuman sake mini300-800Don Quijote
Chopsticks premium500-2.000Tokyu Hands

Catatan Penting untuk Wisatawan Indonesia

Visa: Per 2026, wisatawan Indonesia masih butuh visa untuk ke Jepang. Proses melalui VFS Global atau Kedutaan Jepang, processing time 4-7 hari kerja. Siapin dokumen jauh-jauh hari.

Visit Japan Web: Wajib daftar online sebelum berangkat. Isi data arrival card dan customs declaration. QR code-nya ditunjukin pas imigrasi — prosesnya jadi lebih cepat.

Etika di Jepang:

  • Nggak boleh makan sambil jalan (kecuali di area tertentu seperti Tsukiji)
  • Di eskalator, berdiri di kiri (Tokyo) atau kanan (Osaka)
  • HP di-silent di kereta
  • Sampah bawa sendiri — tempat sampah di Jepang langka

Cuaca: Tokyo musim semi (Maret-Mei) dan musim gugur (Oktober-November) paling enak. Musim panas (Juni-Agustus) panas dan lembab. Musim dingin (Desember-Februari) dingin tapi lebih sepi turis.

Itinerary ini bisa disesuaikan — kalau suka anime, tambah waktu di Akihabara. Kalau suka nature, ganti Odaiba dengan Hakone day trip. Tokyo itu kota yang bisa kamu kunjungi berkali-kali dan selalu ada hal baru.


Artikel Terkait

Pertanyaan Umum

Liburan ke Tokyo 5 hari habis berapa?
Berdasarkan data biaya riil tahun 2026, budget menengah untuk trip Tokyo 5 hari 4 malam sekitar 14-16 juta IDR per orang. Rinciannya: tiket pesawat LCC Jakarta-Narita sekitar 5 juta IDR, penginapan 4 malam di area Asakusa sekitar 3,5 juta IDR (880 ribu/malam), makan 5 hari sekitar 2,75 juta IDR (rata-rata 550 ribu/hari), transportasi dalam kota 1,5 juta IDR, tiket masuk dan aktivitas 1 juta IDR, eSIM dan asuransi perjalanan 600 ribu IDR, dan lain-lain 650 ribu IDR. Total sekitar 15 juta IDR belum termasuk belanja. Kalau mau hemat, pilih hostel dan makan di konbini, bisa turun ke 10 juta IDR.
Perlu beli JR Pass nggak untuk di Tokyo aja?
Untuk trip Tokyo doang 5 hari, JR Pass sama sekali nggak worth it. JR Pass 7 hari harganya 50.000 yen (5,5 juta IDR), sedangkan ongkos kereta dalam Tokyo cuma 500-800 yen per hari, 5 hari totalnya sekitar 2.500-4.000 yen saja. Jauh banget bedanya. Lebih baik pakai Suica atau Pasmo tap and go setiap naik kereta. Tapi kalau mau day trip ke Kamakura, pertimbangkan Enoshima-Kamakura Freepass (1.520 yen) yang lebih hemat dari beli tiket satuan. Kalau sekalian mau ke Osaka-Kyoto juga, baru JR Pass mulai masuk akal.
Daerah mana yang paling enak buat nginap di Tokyo?
Dua area favorit wisatawan Indonesia di Tokyo adalah Asakusa dan Shinjuku. Asakusa suasananya tradisional Jepang banget, dekat kuil Sensoji dan Tokyo Skytree, harga penginapan lebih murah 20-30% dibanding area lain. Cocok buat yang suka vibes Jepang klasik. Shinjuku adalah pusat transportasi terbesar di dunia, dari sini bisa ke mana aja — Shibuya, Harajuku, bahkan day trip ke Hakone dan Kamakura. Banyak pilihan makan dari murah sampai mahal. Kalau pertama kali ke Tokyo dan mau praktis, pilih Shinjuku. Kalau mau hemat dan suka suasana tradisional, Asakusa lebih recommended. Dua-duanya ada konbini 24 jam di setiap sudut jalan.
eSIM atau Pocket WiFi, mana yang lebih bagus?
eSIM jauh lebih praktis buat solo traveler atau berdua. Pesan lewat Klook eSIM Jepang sebelum berangkat, harganya sekitar 130-220 ribu IDR untuk 5 hari unlimited data. Sampai Jepang langsung aktifin, nggak perlu antri ambil alat. Syaratnya HP harus support eSIM — kebanyakan HP keluaran 2020 ke atas sudah bisa. Pocket WiFi lebih cocok kalau pergi rame-rame 3-4 orang karena bisa sharing, harganya 220-350 ribu IDR per 7 hari, tapi harus bawa device tambahan dan charge setiap hari. Intinya kalau sendiri atau berdua, eSIM paling enak.
Harus siapin uang cash berapa untuk di Tokyo?
Meskipun Jepang makin banyak terima kartu kredit, restoran kecil, kedai ramen, vending machine, dan toko di gang-gang sempit masih cash only. Siapin sekitar 30.000-50.000 yen (3,3-5,5 juta IDR) untuk 5 hari, cukup buat makan, transport, dan tiket masuk yang bayar cash. Untuk restoran besar di mal, chain store, dan konbini sudah terima kartu. ATM paling gampang pakai 7-11 atau Japan Post Bank — support kartu luar negeri dan ada menu bahasa Inggris. Biaya tarik tunai sekitar 110-220 yen per transaksi. Tips: tukar sebagian rupiah ke yen di Indonesia sebelum berangkat buat jaga-jaga.

Artikel ini mengandung tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi kecil jika Anda memesan melalui tautan kami tanpa biaya tambahan untuk Anda.